Sepasang
suami istri petani pulang ke rumah setelah berbelanja. Seekor tikus
memperhatikan, makanan apalagi yang dibawa mereka dari pasar?? Ternyata,
salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah perangkap tikus. Sang
tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menemui
sahabat-sahabatnya.
* * *
Pertama dia menuju kandang, mendatangi ayam dan berteriak “Ada perangkap tikus..!“.
Sang ayam berkata, “Tuan tikus, maaf ya, itu bukan urusanku. Perangkap tikus tidak berpengaruh padaku.”
Sang tikus lalu pergi menemui seekor kambing sambil berteriak dengan teriakan yang sama.
Sang kambing pun berkata “Aku turut bersimpati, tapi tidak ada yang bisa aku lakukan.”
Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama, “Maafkan aku, tapi perangkap tikus sama sekali tidak berbahaya buatku.”
Tikus pun berlari ke hutan dan bertemu ular, ia mengadukan tentang adanya perangkap tikus di rumah petani.
Dengan tenang sang ular berkata, “Perangkap tikus yang kecil tidak akan mencelakaiku, jadi itu bukan urusanku.”
Akhirnya sang tikus kembali ke rumah dengan pasrah, sebab ia mengetahui kalau akan menghadapi bahaya tersebut sendirian.
* * *
Suatu
malam, pemilik rumah terbangun karena mendengar suara keras yang
berasal dari perangkap tikus yang ia pasang. Artinya, suara itu
menandakan bahwa perangkap tikus telah memakan korban. Petani berteriak
girang, “Yes!! Kena satu!”
Betapa kagetnya sang petani setelah melihat bahwa yang terperangkap bukanlah tikus, tapi ular yang sangat berbisa